Skip to main content

BAB 11 Teknologi Informasi dan Komunikasi Sebagai Sarana Komunikasi Bagi Guru dan Siswa (TIK)


A.      Konsep Komunikasi di Dunia Maya
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari pemberi pesan kepada penerima pesan sehingga terjadi kesamaan pengertian atas pesan. Dalam pengertian ini bias kita pahami bahwa :
1.       Dalam proses komonikasi selalu melibatkan dua pihak atau lebih, pemberi pesan dan penerima pesan
2.       Adanya pesan yang disampaikan, pesan itu sendiri bias dalam beragam bentuk; kata, gambar, teks, symbol, dsb.
B.      Manfaat komunikasi Virtual
Ada sejumlah manfaat atau keuntungan berkomunikasi yang dilakukun secara virtual,diantaranya yaitu;
1.       Cepat, komunikasi atau pertukaran  informasi bias dilakukan dengan cepat.
2.       Mudah, apabila sudah menguasai teknis operasional computer dan fasilitas pendukung yang dibutuhkan, proses komunikasi bias dilakukan dengan mudah.
3.       Komunikasi virtual bias dilakukan secara real time juga un real time.
4.       Bias individual atau grup
5.       Jumlah dan jenis pesan bias besar dan beragam.
C.      Jenis jenis komunikasi di dunia maya
Berikut ini akan disajikan 4 jenis komunikasi didunia maya yang bisa dilakukan, yaitu;
1.       E-mail
2.       Milis
3.       Chatting
4.       Facebook
D.      Model penggunaan TIK dalam pendidikan
Abdulhak mengklasifikasikan pemanfaatan ICT kedalam 3 jenis, yaitu;
1.       ICT sebagai media pendidikan. Artinya hanya sebagai pelengkap untuk memperjelas uraian-uraian yang disampaikan guru.
2.       ICT sebagai sumber. ICT digunakan sebagai sumber informasi.
3.       ICT sebagai system pembelajaran. ICT dirancang sedemikian rupa sebagai suatu sisitem pembelajaran yang terintegrasi.
E.       Kemampuan yang dituntut bagi penyelanggara pendidikan berbasis TIK
Setidaknya ada tiga pihak yang dituntut kemampuannya agar WBT  bisa terselenggara, yaitu :
1.       Tuntutan kelembagaan. Dalam hal ini kita bisa bercermin kepada perusahaan yang telah menjalankan program pendidikan yang telah suskses dalam menjalankan program WBT.
2.       Tuntutan kemampuan pengelola.
3.       Tuntuta kemamuan guru

F.       Pendidikan instruksional yang bisa diterapkan untuk melaksanakan pendidikan berbasis TIK

Dalam hal pendekatan instruksional, Lowther, et.al. mengajukan beberapa metode pembelajaran untuk membentuk kemampuan calon guru dalam menggunakan pendidikan berbasis web dan teknologi lainnya di LPTK  

Comments

Popular posts from this blog

BAB 5 MENILAI KEBUTUHAN USAHA (KEWIRAUSAHAAN)

A.     Pengertian Kebutuhan Usaha Pendirian suatu usaha berkaitan erat dengan penyediaan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan usaha tersebut. Kebutuhan usaha yang diperlukan mulai dari persiapan perusahaan berdiri sampai beroperasi. Dengan kata lain, Kebutuhan usaha adalah hal-hal yang harus dipenuhi perusahaan untuk mendirikan dan menjalankan usaha dari awal hingga perusahaan beroperasi. Hasil penilaian kebutuhan usaha dapat disusun secara rinci sehingga terlihat secara jelas apa saja jenis kebutuhan usaha yang diperlukan. Selain itu, dapat diketahui jumlah biaya setiap komponen dan pada akhirnya dapat dihitung biaya yang dibutuhkan untuk mendirikan atau menjalankan usaha tersebut. Dalam praktiknya perbankan hanya mau membiayai usaha yang sudah berjalan baik yang merupakan perluasan usaha atau penambahan kapasitas produksi. Artinya dunia perbankan hanya mau membiayai usaha yang sudah berjalan. Oleh karena itu, untuk usaha yang baru kebutuhan dana dapat...

SOAL DAN JAWABAN FINAL KEWIRAUSAHAAN

1.        Ceritakan kebutuhan wirausaha atau pengusaha bagi sebuah Negara untuk maju dan perhatikan keadaan atau kondisi Negara Indonesia. Jawab : Pada saat ini Negara Indonesia masih diakatakan sebagai Negara berkembang. Hal ini disebabkan oleh berbagai masalah yang terdapat di Indonesia. Misalnya pendapatan penduduk yang rendah, banyaknya pengangguran, dan kondisi ekonomi dan social yang tertinggal dibandingkan dengan Negara maju. Banyak hal yang harus dienahi pemerintah Indonesia untuk dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya. Padatnya penduduk di kota besar seperti Jakarta misalnya, menyebabkan sempitnya lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, penduduk yang tidak memiliki pekerjaan yang tetap dan tidak memiliki kemampuan berwirausaha akan memiliki pendapatan yang rendah dan tidak dapat mencukupi kebutuhan keluarganya. Jika hal ini belum dapat terselesaikan maka perkembangan perekonomian di Indonesia tidak akan mengalami peningkatan ...

BAB 19 Pelanggan atau Nasabah Kabur

A.       Pengertian Nasabah Kabur Pelanggan atau nasabah merupakan asset atau kekayaan utama perusahaan karena tanpa pelanggan perusahaan tidak berarti apa-apa. Pengertian pelanggan atau nasabah kabur adalah pelanggan atau nasabah pergi meninggalkan perusahaan atau tidak lagi membeli, mengomsumsi, atau memiliki produk yang ditawarkan perusahaan. B.       Sebab-sebab Nasabah Kabur 1.        Pelayanan yang tidak memuaskan Pelayanan yang tidak memuaskan artinya apa yang diharapkan pelanggan tida sesuai dengan yang diterimanya atau dengan kata lain harapan tidak sama dengan kenyataan. 2.        Produk yang tidak baik dan tidak lengkap Kelengkapan produk yang ditawarkan kurang juga berpotensi membuat nasabah tidak menjadi pelanggan kita lagi. Artinya sekali berhenti dalam suatu perusahaan nasabah ingin kebutuhannya segera terpenuhi dengan tersedia produk atau jasa yang l...