Skip to main content

BAB 6 CARA MEMPEROLEH MODAL (KEWIRAUSAHAAN)

A.    Pengertian Kebutuhan Usaha
Pendirian suatu usaha berkaitan erat dengan penyediaan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan usaha tersebut. Kebutuhan usaha yang diperlukan mulai dari persiapan perusahaan berdiri sampai beroperasi. Dengan kata lain, Kebutuhan usaha adalah hal-hal yang harus dipenuhi perusahaan untuk mendirikan dan menjalankan usaha dari awal hingga perusahaan beroperasi.
Hasil penilaian kebutuhan usaha dapat disusun secara rinci sehingga terlihat secara jelas apa saja jenis kebutuhan usaha yang diperlukan. Selain itu, dapat diketahui jumlah biaya setiap komponen dan pada akhirnya dapat dihitung biaya yang dibutuhkan untuk mendirikan atau menjalankan usaha tersebut.
Dalam praktiknya perbankan hanya mau membiayai usaha yang sudah berjalan baik yang merupakan perluasan usaha atau penambahan kapasitas produksi. Artinya dunia perbankan hanya mau membiayai usaha yang sudah berjalan. Oleh karena itu, untuk usaha yang baru kebutuhan dana dapat diperoleh dari modal sendiri atau pihak lainnya.
B.     Biaya Kebutuhan Usaha
Secara garis besar jenis-jenis komponen kebutuhan usaha meliputi :
1.      Biaya pra investasi terdiri dari :
  • Biaya pengurusan izin-izin
  •  Biaya studi kelayakan

2.      Biaya pembelian aktiva tetap, dibagi menjadi dua. Yaitu :
a.       Aktiva tetap berwujud, seperti :
  • Tanah
  • Gedung/bangunan
  • Mesin
  • Kendaraan
  • dan lainnya

      b.      Aktiva tetap tidak berwujud, seperti :
  • Hak paten
  • Franchises
  • Merek
  • dan lainnya
3.      Biaya operasional, terdiri dari :
  •  Gaji karyawan
  • Upah
  • Biaya administrasi
  • Biaya listrik
  • Biaya telepon
  • Biaya air
  • Biaya pemeliharaan
  • Pajak
  • Premi asuransi
  • Biaya pemasaran
  • Dan biaya lainnya

C.    Contoh Kebutuhan Usaha

            Setelah kita merinci komponen kebutuhan investasi selanjutnya kita akan memasukkan nilai rupiah yang dibebankan pada setiap komponen kedalam suatu daftar atau tabel. Tujuannya adalah agar mudah dibaca dan dipahami serta dianalisis kebenaran dan keakuratannya. Hal ini juga dapat dijadikan sebagai pedoman untuk melakukan kegiatan persiapan pendirian dan menjalankan suatu usaha.

Comments

Popular posts from this blog

BAB 5 MENILAI KEBUTUHAN USAHA (KEWIRAUSAHAAN)

A.     Pengertian Kebutuhan Usaha Pendirian suatu usaha berkaitan erat dengan penyediaan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan usaha tersebut. Kebutuhan usaha yang diperlukan mulai dari persiapan perusahaan berdiri sampai beroperasi. Dengan kata lain, Kebutuhan usaha adalah hal-hal yang harus dipenuhi perusahaan untuk mendirikan dan menjalankan usaha dari awal hingga perusahaan beroperasi. Hasil penilaian kebutuhan usaha dapat disusun secara rinci sehingga terlihat secara jelas apa saja jenis kebutuhan usaha yang diperlukan. Selain itu, dapat diketahui jumlah biaya setiap komponen dan pada akhirnya dapat dihitung biaya yang dibutuhkan untuk mendirikan atau menjalankan usaha tersebut. Dalam praktiknya perbankan hanya mau membiayai usaha yang sudah berjalan baik yang merupakan perluasan usaha atau penambahan kapasitas produksi. Artinya dunia perbankan hanya mau membiayai usaha yang sudah berjalan. Oleh karena itu, untuk usaha yang baru kebutuhan dana dapat...

BAB 9 TEKNIK MENENTUKAN LOKASI DAN LAYOUT (KEWIRAUSAHAAN))

A.       Pengertian Lokasi dan Layout Lokasi merupakan tempat melayani konsumen, dapat pula diartikan sebagai tempat untuk memajangkan barang-barang dagangannya. Konsumen dapat melihat langsung barang yang di produksi atau dijual baik jenis, jumlah maupun harganya. Keuntungan yang diperoleh dengan lokasi yang tepat antara lain : 1.        Pelayanan yang diberikan kepada konsumen dapat lebih memuaskan. 2.        Kemudahan dalam memperoleh tenaga kerja yang diinginkan baik jumlah maupun kualifikasinya. 3.        Kemudahan dalam memperoleh bahan baku atau bahan penolong dalam jumlah yang diinginka secara terus menerus. 4.        Kemudahan untuk memperluas lokasi usaha karena biasanya sudah diperhitungkan untuk usaha perluasan lokasi sewaktu-waktu. 5.        Memiliki nilai atau harga ekonomi yang leb...

BAB 12 Strategi Pemasaran (Kewirausahaan)

A.        Pengertian Strategi Pemasaran Strategi adalah langkah-langkah yang harus dijalankan oleh suatu perusahaan untuk mencapai tujuan. Ukuran keberhasilan perusahaan dalam menerapkan strategi pemasarannya adalah mampu memberikan kepuasan kepada pelanggan.                 Pelaksanaan strategi Bauran Pemasaran atau lebih dikenal dengan nama   Marketing Mix Strategy  dibagi ke dalam : 1.         Strategi produk 2.         Strategi Harga 3.         Strategi lokasi dan distribusi 4.         Strategi promosi. B.        Strategi Produk Dalam strategi produk yang perlu didingat adalah yang berkaitan dengan produk secara utuh, mulai dari nama produk, bentuk, isi, atau pembungkus. Dalam...