Skip to main content

Posts

BAB 16 Analisis Pesaing

A.       Memahami Perubahan Prubahan dunia yang begitu cepat memaksa produsen dan para penjual berpikir keras agar   tetap eksis di dunianya. Perubahan ini disebabkan oleh pesatnya   pertumbuhan dan perkembangan teknologi, baik teknologi mesin maupu alat-alat berat, terlebih lagi teknologi komunikasi. Perkembangan teknologi mesin dari manual sampai mesin yang serba otomatis telah mampu mengubah mutu atau kualitas produk, mulai dari kemasan sampai pada isinya yang semakin menarik dan kompetitif. B.       Pengertian Pesaing Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang atau jasa yang sama atau mirip dengan produk yang kita tawarkan. Pesaing suatu perusahaan dapat dikategorikan pesaing yang kuat dan pesaing yang lemah atau ada pesaing yang dekat yang memiliki produk yang sama atau memiliki produk yang mirip. C.       Identifikasi Pesaing Identifikasi pesaing meliputi ha...

BAB 15 Penilaian Kelayakan Usaha (Kewirausahaan)

A.       Pengertian Kelayakan Usaha Studi kelayakan usaha adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan, usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan.                 Aspek-aspek yang dinilai dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek hokum, pasar dan pemasaran, keuangan, teknik/operasional, manajemen, ekonomi dan social, serta dampak lingkungan. B.       Tujuan Studi Kelayaka Bisnis Tujuan studi kelayakan bisniis antara lain sebagai berikut ; 1.        Meghidari resiko kerugian 2.        Memudahkan perencanaan 3.        Memudahkan pelaksanaan pekerjaan 4.        Memudahkan pengawasan 5.        Memudahk...

BAB 14 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN (KEWIRAUSAHAAN)

   A.       Pengertian analisis laporan keuangan Dari laporan keuangan dapat dilihat kondisi perusahaan sesungguhnya saat ini atau pada saat periode tertentu. Kondisi yang dimaksud adalah kondisi keuangan secara keseluruhan. Hasil analisis laporan keuangan berfungsi untuk melihat komposisi dari masing-masing harta, utang, modal, pendapatan, dan biaya yang dimiliki perusahaan dalam memenuhi atau membayar kewajiban (utang), baik jangka pendek maupun jangka panjang.    B.       Bentuk Rasio Keuangan Berikut ini contoh sebagian dari jenis-jenis rasio keuangan yang harus dan biasa dibuat 1.        Rasio Likuiditas ( Liquidity Ratio) Rasio likuiditas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa likuid suatu perusahaan. Dengan cara membbandingkan seluruh komponen (nilai dalam jumlah uang) yang ada di aktiva lancar dengan komponen di passiva (utang jangka pendek). Rasio ini...